Translate

Minggu, 17 Juli 2016

Cerpen 'Kembali ke Sekolah'

Liburan setelah semester genap, disambung bulan ramadan dan juga lebaran. Wah, liburan kali ini benar-benar cukup lama rasanya. Dan hari ini waktunya untuk kembali. Kembali ke sekolah. Kembali belajar, ya begitulah memang tugasnya seorang pelajar.
Bicara mengenai kembali ke sekolah. Aku duduk di kelas 3 SMA, tahun terakhir aku disini. Tidak terasa waktu sangat cepat berlalu kan? Hari pertama? Oh ini hari senin. Upacara. Semua siswa sudah berbaris di tempatnya. Mulai dari siswa baru sampai yang di tingkat akhir sepertiku. Perkenalkan, aku ceri. Siswa di tingkat terakhir yang berkenginan setelah lulus bisa melanjutkan kuliah di program studi broadcasting. Doakan aku!! Hehe.
"Bapak berpesan untuk kelas 10 dan 11 rajin belajar dan menaati peraturan sekolah, dan untuk kelas 12 bapak minta kalian semua fokus dengan ujian yang akan kalian hadapi jadi persiapkan diri kalian semaksimal mungkin untuk menghadapi ujian, cukup sekian terima kasih" Begitulah pesan kepala sekolah sebelum mengakhiri upacara hari pertama sekolah. Semua guru berbaris, saling bersalaman. Halal bi halal setelah lebaran.
"Lelahnya...." aku mengambil minumku dan meneguknya. Upacara berakhir lebih lama karena perlu memberi arahan lebih pada siswa baru juga bergantian bersalaman dengan para guru. Aku meluruskan kakiku, pegal sekali rasanya.
"Ceri, gimana liburannya?" sapa Nely temanku.
"Ya begitula nel, kamu gimana? Mudik kemana?" tanyaku balik.
"Mudik ke madiun aja, cuma 5 hari disana jadi kurang lama" ucap nely penuh kekecewaan.
"Yaudah sih kan kapan-kapan bisa kesana lagi" hiburku. Nely tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Hari pertama pastinya tidak akan ada gurunya. Aku berjalan-jalan keluar kelas. Banyak sekali siswa yang bermain-main. Tidak ada guru, bertemu teman setelah liburan, saling bercanda, begitulah anak SMA. Sebelum mulai benar-benar tahun ajaran baru, kesempatan jam kosong jangan dilewatkan begitu saja, seperti itulah pemikiran anak SMA.
Aku kembali meneruskan jalan-jalanku. Ah, tidak ada yang berubah dari sekolah ini. Semua masih sama, mungkin tidak ada renovasi tahun ini, hanya kipas angis di kelas saja yang ditambahkan. Saat aku berjalan melihat sekeliling, seseorang menepuk pelan bahuku.
"Kak, toilet dimana ya?" tanyanya. Aku mengerutkan keningku. Ah, ternyata dia siswa baru. Pantas saja belum hafal pasti letak sekolah ini. Ada nama dada yang dipakainya, dan tertera nama Ranny Amanda. Aku sedikit menyunggingkan senyumanku.
"Kamu lurus aja mengikuti jalan ini, nanti belok kanan setelah kelas-kelas ini berakhir, toilet perempuan di belakang situ" tunjukku. Dia menganggukkan kepalanya.
"Terima kasih kak..." "ceri.. Namaku ceri" "Oh iya kak, makasih kak ceri" dia melambaikan tangannya dan berjalan ke arah aku memberi arahan tadi. Aku melihatnya dari tempatku berdiri. Dia sudah belok ke arah kanan. Pasti dia sudah menemukan toilet yang dia cari.
Inilah hari pertamaku. Hari pertama kembali menjadi seorang pelajar. Selamat datang adik-adik siswa baru. Dan untukku, selamat berjuang di tingkat akhir sekolah menengah atas ini. Aku akan berjuang!! Fighting!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar